Subscribe Us

Ad 728x90

Jalur Khusus Pesepeda Jakarta

Image : istockphoto.com

Peningkatan polusi udara yang kian tahun kian meningkat dan global warming semakin mengancam bumi, pemerintah terus melakukan upaya go green untuk mengurangi kerusakan lingkungan. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menerapkan konsep go green mulai dari mengurangi penggunaan mobil pribadi dan menggunakan mobil secara bersama (car sharing) atau angkutan umum dan juga menggunakan kendaraan yang tidak menggunakan bahan bakar fosil seperti sepeda atau kendaraan listrik. Namun di tengah meningkatnya jumlah pengendara sepeda, hal ini tidak diikuti dengan peningkatan fasilitas seperti jalur khusus pesepeda.

Pemerintah sudah memberikan solusi seperti bersepeda saat car free day, tapi kegiatan car free day ini umumnya hanya berlangsung di hari minggu. Jangan khawatir untuk kamu yang tinggal di Jakarta, rencananya akan dibangun jalur khusus pesepeda. Dalam rancangan program Pengurus Provinsi Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) DKI Jakarta, Terdapat program untuk menjadikan DKI Jakarta sebagai kota yang ramah untuk bersepeda (Jakarta Bike City) dan akan memperbaiki jalur sepeda yakni dengan menyiapkan Pop Up Bike Line secara menyeluruh di DKI Jakarta. Tidak seperti jalur sepeda di beberapa ruas jalan yang hanya dibatasi dengan cat putih, ke depan jalur sepeda akan dibuat lebih bagus sehingga bisa lebih aman dari pengguna jalan yang lain. Rencananya akan ada 600 km jalur sepeda yang dibangun di DKI Jakarta sampai tahun 2030. Untuk kawasan seperti Jalan Sudirman sampai Bundaran Hotel Indonesia, Dishub juga akan menyiapkan jalur sepeda permanen seperti halnya jalur bus TransJakarta. Pembangunan jalur sepeda permanen ini, bertujuan juga menjadikan sepeda sebagai moda pilihan dan alternatif dalam perjalanan "first mile and last mile" untuk menunjang kebijakan transportasi yang berorientasi transit, memberikan rasa aman, dan nyaman bagi masyarakat pesepeda di wilayah DKI Jakarta. First Mile, yaitu perjalanan dari tempat asal menuju tempat transit transportasi massal. Sedangkan Last Mile, yaitu perjalanan dari tempat transit transportasi massal ke tempat tujuan. First and last mile ini idealnya dengan berjalan kaki atau bersepeda sehingga kepadatan di jalan dan kesemrawutan di stasiun kereta atau halte bus dapat dihilangkan. 
 
 
 

Posting Komentar

0 Komentar